Kasatlantas Dorong Pemkab Percepat Realisasi Pemasangan ETLE di Dua Titik Prioritas
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Upaya menghadirkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Berau kembali mengemuka. Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengajukan permohonan pemasangan sistem tilang elektronik itu sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum terealisasi karena terkendala anggaran.
“Untuk segera
terealisasi kami bahkan sudah bersurat dan mengajukan ke Bupati Berau, tetapi
memang masih ada kendala terkait anggaran,” ujar AKP Wulyadi saat ditemui.
Menurutnya, tidak ada
angka pasti untuk kebutuhan dana ETLE karena biaya pemasangan bervariasi,
tergantung jenis perangkat dan kualitas teknologi yang dipilih.
“Anggarannya tidak
bisa disebutkan satu angka. Ada yang mahal, ada yang standar, ada yang lebih
lengkap. Semua tergantung paket yang dipilih,” jelasnya.
Meski begitu, Polres
Berau sudah menyiapkan dua titik prioritas untuk tahap awal pemasangan, yakni
Simpang Kilo 5 dan Simpang KFC, dua lokasi yang dinilai memiliki intensitas
pelanggaran lalu lintas cukup tinggi. “Untuk pertama cukup dua titik dulu. Yang
penting ada progres awal,” katanya.
Dengan belum adanya
ETLE, Berau tercatat sebagai daerah terakhir di Kalimantan Timur yang belum
menerapkan sistem tilang elektronik. Kondisi ini membuat pengawasan lalu lintas
masih sepenuhnya mengandalkan patroli manual.
AKP Wulyadi berharap Pemkab Berau segera menindaklanjuti usulan tersebut, mengingat manfaat besar ETLE dalam pemantauan kejadian di jalan raya termasuk insiden tabrak lari yang sering tidak terpantau langsung oleh petugas.
“ETLE ini untuk
memonitor aktivitas di luar sana. Kalau ada kejadian yang tidak terlihat,
kamera bisa membantu. Ini sangat penting untuk keselamatan masyarakat,”
tegasnya. (sep/FN)